Postingan

Sedekah atau panjang tangan?

Panjang Tangan dan Sedekah Dalam suatu riwayat Aisyah pernah berkisah, bahwa suatu waktu setelahkematian Nabi SAW, para istrinya berkumpul pada suatu rumah salah satu diantaranya. Lalu mereka mengukur tangan- tangan mereka di tembok untuk mencari tangan mana yang terpanjang. Aktivitas ini sering dilakukan mereka, sampai meninggalnya Zainab binti Jahsy. Apa sebab hal ini dilakukan oleh para istri Nabi SAW? Ternyata, suatu waktu Rasulullah SAW pernah bersabda seperti diriwayatkan Bukhari dan Muslim, "Bahwa yang paling cepat menyusul diriku dari kalian (istri-istriku) adalah yang paling pajang tangannya." Yang paling cepat menyusul Rasulullah SAW adalah Zainab binti Jahsy. Sementara Zainab memiliki tangan yang pendek dan bukan yang terpanjang bila dibandingkan dengan istri Nabi SAW lainnya. Mengapa Zainab? Menurut Aisyah dinukil dari hadits yang sama, karena Zainab bekerja dengan tangannya sendiri dan selalu bersedekah. Bahkan pada suatu riway...

Mana yang kaya dan mana yang miskin sebenarnya?

Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam satu perjalanan keliling negeri dengan tujuan memperlihatkan pada si anak bagaimana miskinnya kehidupan orang- orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin. Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya : “Bagaimana perjalanannya nak?”. “Perjalanan yang hebat, yah”. “Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?, ” Si bapak bertanya. “O tentu saja,” jawab si anak. “Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,” kata si bapak. Si anak menjawab : Saya melihat bahwa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing. Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya. Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memiliki cahaya bintang d...

Kenali dulu kue kemasan yang kita beli

1-bahan baku lihatlah bahan baku yang digunakan dalam kue tersebut. Jika memang kue tersebut ada bahan pengawetnya,pastikan bahan pengawet yang di gunakan adalah bahan pengawet yang boleh di tambahkan ke kue (seperti natrium benzoat,yaitu salah satu pengawet yang diperbolehkan penggunaannya) 2- adanya nama tempat produksi kue tersebut. Hal ini agar konsumen merasa aman jika ingin komplain dengan produk. 3- ada label halal. Agar kita merasa aman mengkonsumsinya. 4- cek kadaluarsanya(exp:date) pastikan kue yang kita beli tidak lewat masa kadaluarsanya karena untuk mencegah hal-hal yang dapat merusak kesehatan. 5- cek kemasan. Kita perlu nge-cek kemasan apa ada yang rusak/penyok.meskipun tanggal kadaluarsanya masih lama tetapi kemasan penyok akan dapat mempengaruhi dari kue tersebut.

Jelajah Wisata Rumah Lontiok Pulau Belimbing - Daily Kurnia

Jelajah Wisata Rumah Lontiok Pulau Belimbing - Daily Kurnia

Andai....

Andai aku bisa memutar waktu Takkan ku lepaskan.kau dari sisiku Andai gundah dan gelisah melanda jiwa Takku merindu sepanjang masa Yang tertinggal hanyalah cinta hampa Rindu dan gundah menyiksa jiwa Semu dan resah sepanjang masa Menyesal kemudian tiada gunanya Waktu yang dulu takkan kembali menyapa Memori hanyalah sebuah cerita lama Kau dan aku hanyalah cinta hampa Takkan ku lupa sepanjang masa.

Pernikahan itu fitrah

''dan diantara tanda-tanda kekuasaanNYA ialah diciptakanNYA pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapat ketentraman hati dan dijadikanNYA kasih sayang diantara kamu, sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaranNYA bagi orang-orang yang berfikir (QS:Ar Ruum-21)

Molah bapantun ciek lu nsanak

ambioklah tajak pananm sghai, batang jighak tumbuo dalam padi. sojak awak mulai bacoghai, mato den bongkak dek manangi. adiok jawuo di pangkalan, ocu tinggal di bangkinang. indak lomak nasi den makan, takuik den adiok di ambiok uwang. daghi ayu tighi ka dalu-dalu, oto nan singgah di aliantan. nyampang balaki adiok daolu, tunggulah kaboji kan ocu kighimkan. limau mani pulau kacoco, kosiok tadoghong ka ulaktan. adiok mani tangguonglah doso, ocu pulang adiok tunangan. kipekan angin ka kuantan, kipe duo bole batikaian. cailah ghacun diok nak ocu makan, daghipado ocu kau tinggalkan. angkuik-angkuik tobang ka langik, tibo dilangik malipek kain. kok tatangkuik bonau bumi jo langik, indak kan den gonti jo uwang lain. pai pasau ka pasau umbio, jan lah lupo mamboli lado. nyampang malang cinto ocu di dunio, adiok den nanti dalam sarugo...!